Yuk Mari Bergabung Di BO ( Bandar Online ) SHIOKUDA-1. Agent Togel Aman Dan Terpercaya. Nikmati PROMO & Discount Terbesarnya. Proses Deposit atau Withdraw Super Cepat. Berapa Pun Jackpot Anda Pasti Di Bayar LUNAS. Kami Memberikan Bukti Bukan Hanya Sekedar Janji.

Sabu yang Dibuang Nunung ke Toilet Seharga Rp 2,6 Juta


PacuanKuda - Polisi memberikan keterangan resmi tentang penangkapan komedian Nunung dan suaminya. Nunung mengaku membuang sabu ke toilet saat digerebek polisi.

Setelah menangkap Hery yang diduga menjual sabu ke Nunung dan suami, Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, menggerebek rumah pasangan itu. Dari rumah tersebut, polisi mendapatkan beberapa barang bukti.

Barang bukti tersebut yakni, satu klip sabu 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, tiga buah sedotan plastik, satu buah sedotan plastik sendok sabu, satu buah botol untuk bong, potongan pecahan pipet kaca, korek api gas dan empat ponsel.

Nunung pun mengaku saat polisi datang menggerebek, dirinya yang sedang buang air besar panik. Alhasil dia langsung membuang dua gram sabu ke kloset.

"WC itu, kebetulan saya tadi lagi pup, paniknya, saya buang," kata Nunung dalam video penggerebekan, Jumat (19/7/2019).

Dalam keterangan resminya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono tertulis Nunung dan suami membeli sabu dari tersangka Hery seharga Rp 1,3 juta per gram.

"0,36 gram sabu sisa pakai yang dibeli tiga hari lalu dari tersangka 1 (Hery) sebanyak 2 gram. Sabu yang diterima tersangka 3 (suami Nunung) sebanyak 2 gram sudah dibuang ke dalam kloset kamar mandi," tulis keterangannya.

"Tersangka 3 (suami Nunung) telah serahkan uang pembayaran sabu Rp 3,7 juta kepada tersangka 1 (Hery) yang sebelumnya (Nunung dan Suami) masih utang Rp 1.100.000," jelasnya.

Kini, Nunung bersama sang suami sudah diamankan oleh Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dari pemeriksaan urine, Nunung positif positif amphetamin, methaphetamin, dan benzodiazepin.

Bank Mandiri Janji Saldo Nasabah Normal Lagi dalam 2 Jam


PacuanKuda - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berjanji untuk dapat mengembalikan saldo nasabah yang mengalami perubahan dalam dua jam. Saat ini proses normalisasi sedang dilakukan.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan gangguan ini terjadi pada sistem IT Mandiri saat proses tutup buku di akhir hari.

"Kejadian ini adalah eror daripada sistem di IT waktu proses akhir hari di-backup," kata Rohan di Plaza Mandiri, Jakarta, Sabtu (20/7/2019).

Rohan meminta agar para nasabah tak perlu khawatir dengan kejadian ini. Sebab, kata dia, Bank Mandiri telah melakukan proses backup saldo nasabah yang sebenarnya.

Dia juga mengatakan seluruh pengembalian saldo nasabah Bank Mandiri yang mengalami perubahan akan kembali dalam kurun waktu dua jam.

"Kami jamin saldo nasabah yang sebenarnya itu sudah di-backup sebelum adanya proses akhir hari," kata Rohan.

"Jadi saldonya aman akan kembali, dan sekitar 2 jam ini dapat dicek kembali saldonya kemungkinan besar sudah aman. Jadi ini tidak ada fraud, tidak ada apa, hanya eror saat proses backup dan sudah kita upload lagi. Dua jam kami garansi saldo nasabah akan kembali seperti sediakala," tutupnya.

Nasabah Ramai-ramai Mengeluh Saldo Bank Mandiri Berubah Drastis


PacuanKuda - Sejumlah nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengeluhkan saldo tabungannya. Mereka mengeluh lantaran nominal saldonya berubah drastis.

Nasabah Bank Mandiri mengeluhkan saldonya berkurang dan ada juga yang bertambah. Jumlahnya terbilang cukup banyak. Lewat Twitter, sejumlah nasabah Bank Mandiri mengaku kebingungan dengan perubahan saldo yang terjadi di rekeningnya.

Salah satu nasabah dengan akun @NFAmadea mengaku bahwa saldonya berkurang sampai menjadi 0. Dia lantas memention akun resmi Bank Mandiri untuk meminta penjelasan.

"Halo admin, ini mandiri lagi error ya? Mau transaksi gak bisa, pas dicek saldo 0 rupiah. Ini ada apa??" cuit akun tersebut.

Akun lainnya Ida_d_irawadi juga mengalami hal yang sama. Saldonya berubah menjadi 0 dengan tiba-tiba.

"Ada apa ini mandiri saldo kami tiba tiba nol ???" cuit nya.

Nasabah lainnya, Ismail juga kaget lantaran saldo tabungannya bertambah Rp 95 juta.

"Gaes, @bankmandiri lagi error. Rekening gw tiba2 bertambah Rp95 juta," cuit akun @thedufresne.

Sementara pihak Bank Mandiri dalam akun Twitter resminya sendiri mengaku sedang melakukan investigasi terkait kejadian ini.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yg Ibu alami. Saat ini kendala yg terjadi sedang kami investigasi, Ibu tdk perlu khawatir karena kami pastikan tidak ada dana Ibu yg berkurang. Karena saat ini proses normalisasi datanya sedang berjalan, kami sarankan Ibu utk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui e-channel (mandiri ATM, mandiri onine atau mandiri SMS) kami ya," cuit @mandiricare.


Terkait Sabu, Polisi Sudah Intai Nunung Selama 5 Bulan



Pacuankuda - Penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya sudah mengintai komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung terkait narkotika jenis sabu. Polisi menyebut sudah lama mengintai Nunung.

"5 bulan (proses polisi mengintai Nunung)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Pacuankuda, Jumat (20/7/2019).

Argo menyebut polisi juga mengintai pemasok sabu ke Nunung. Saat ini, Argo menyebut penyidik masih memeriksa secara intensif ketiga tersangka itu.

"(Para tersangka) iya ada di Ditresnarkoba, dikembangkan di sana," ungkap Argo.

Diketahui, komedian Nunung beserta sang suami, July Jan Sambiran, dan satu orang bernama Hadi Moheriyanto ditangkap polisi terkait narkotika jenis sabu. Polisi menyita sabu seberat 0,36 gram dari tangan pasangan suami-istri itu.

Polisi menyatakan dalam tiga bulan terakhir, Nunung beserta suaminya sudah 10 kali membeli sabu. Nunung mengaku memakai sabu untuk stamina bekerja

Tragedi Kapal Van der Wijck Tak Sekhayal Novel Hamka


PacuanKuda - Kapal van der Wijck tak cuma ada dalam novel karya Hamka yang legendaris itu. Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (1939), demikian judul novel tersebut, dianggap beberapa kalangan sebagai karya plagiat dari Sous les Tilleuls (1832) karya Jean-Baptiste Alphonse Karr.

Kapal Van der Wijck memang benar-benar ada. Ia adalah kapal milik maskapai pelayaran Belanda, Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM). Namanya diambil dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda Carel Herman Aart van der Wijck (1840-1914), yang berkuasa dari 1893 hingga 1899.

Sang Gubernur Jenderal punya keterkaitan dengan KPM. Menurut catatan R.P. Suyono dalam Peperangan Kerajaan di Nusantara: Penelusuran Kepustakaan Sejarah (2003), “Sebelumnya ia adalah anggota penasihat dari pelayaran KPM yang baru berdiri” (hlm. 259).

Meski telah diangkat menjadi gubernur jenderal sejak 15 Juni 1893, ia tetap merasa dirinya sebagai anggota KPM. Bahkan, van der Wijck dianggap terlalu KPM-sentris, merasa sayang setengah mati pada KPM dan tak rela jika ada maskapai pelayaran lain yang menyaingi.

Setelah van der Wijck meninggal pada 8 Juli 1914 di Baarn, Utrecht, namanya diabadikan pada sebuah benteng di Gombong. Lalu pada sebuah kapal milik KPM.


Pernah Mengangkut Hatta, Tenggelam di Laut Jawa 

Nama kapal Van der Wijck disebut dalam Report on Commerce, Industry and Agriculture in the Netherlands East Indies (1922: 170). Kapal ini diluncurkan sebagai kapal penumpang, dibuat tahun 1921 oleh Maatschappij Fijenoord N.V., pabrik galangan kapal di Fyenoord, Rotterdam. Selain Van der Wijck, diluncurkan pula kapal-kapal barang: Sawah Loentoe, Siaoe, dan Benkoelen. Semuanya adalah kapal uap.

Kapal Van der Wijck memiliki panjang 97,5 meter, lebara 13,4 meter, dan tinggi 8,5 meter. Berat kotornya 2.633 ton; berat bersih 1.512 ton; dan daya angkut 1.801 ton. Kelas pertama mengangkut 60 orang; kelas dua 34 orang, dan geladaknya mampu menampung 999 orang.

Kapal ini juga punya kaitan dengan dunia pergerakan nasional. Ketika hendak dibuang ke Boven Digoel, Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir juga naik kapal ini.

“Sesudah seminggu dalam bui Makassar, kami dinaikkan ke kapal KPM van der Wijck menuju Ambon,” tulis Mohammad Hatta dalam memoarnya, Mohammad Hatta: Memoir (1979: 352). Sampai disana, Hatta dan lainnya ganti kapal.

Riwayat kapal ini berakhir pada 20 Oktober 1936 ketika hendak berlayar dari Surabaya menuju Tanjung Priok. Pandji Poestaka edidi 23 Oktober 1936 memberitakan kejadian tenggelamnya kapal ini. Bertindak sebagai nahkoda kapal adalah B.C. Akkerman, yang usianya kala itu 43 tahun, dan sudah berdinas selama 25 tahun dan baru dua minggu bekerja di Van der Wijck.

Rute yang disinggahi kapal Van der Wijck menurut Pedoman Masjarakat (28/04/1937) antara lain: Makassar-Tanjung Perak (Surabaya)-Tanjung Mas (Semarang)-Tanjung Priok (Jakarta)-Palembang. Sebelum karam, kapal ini berlayar dari Makassar dan Buleleng.

Menurut Pandji Poestaka, kapal ini memuat 250 orang ketika lepas jangkar dari Surabaya. Beredar kabar, geladak van der Wijk membawa muatan kayu besi. Muatan kayu ini rencananya dipindahkan ke kapal lain setelah tiba di Tanjung Priok dan akan dibawa ke Afrika.

Kapal ini tenggelam di kawasan yang disebut Westgat, selat di antara Pulau Madura dan Surabaya, sekitar 22 mil di sebelah barat laut Surabaya. Ketika tenggelam, kapal ini baru beroperasi 15 tahun. Kapal jenis ini biasanya berada dalam bahaya ketika berumur 25 hingga 30 tahun.

Delapan pesawat udara jenis Dornier yang bisa mendarat di permukaan air dikirim untuk penyelamatan penumpang. Kapal dan perahu nelayan juga bergerak menyelamatkan korban Van der Wijck. Sekitar 20 penumpang berhasil dievakuasi dengan pesawat dan dibawa ke Surabaya. Sementara perahu nelayan menyelamatkan puluhan penumpang, baik orang Eropa maupun bumiputera ke daratan.

Jumlah penumpang yang kemudian berhasil diselamatkan adalah 153 orang. Sementara ada 70 orang, baik penumpang maupun awak kapal, dilaporkan hilang.


Monumen bagi Para Penyelamat di Pelabuhan Brondong, Lamongan


Tak hanya terbitan berbahasa Indonesia yang memberitakan kecelakaan kapal Van der Wijck. Koran-koran berbahasa Belanda di Belanda dan koran-koran berbahasa Inggris di Australia juga memberitakan bencana yang dialami Van der Wijck.

Pandji Poestaka edisi 3 November 1936 merilis berita dari pemerintah tentang korban bumiputera yang hilang. Penumpang yang naik dari Makassar dan hilang antara lain Rabi, M. Saptemo, dan Mohd. Ali. Penumpang hilang yang naik dari Buleleng antara lain Bagoes Poetoe Breges, Ajoe Njoman Majoen, dan Talis Aziz. Penumpang dari Surabaya yang hilang adalah Tomo, Tambang S.M.N, Kasman, Mastoer, Tompo, Basir, Darijah, Djani, Kaban, Kasnawi, Moes, serta Riaman alias Jasmin.

Sementara anak buah kapal yang dinyatakan hilang adalah Aboe Djalil, Kale, Simber, Gefernades Nane, Naim, Matarip, Min, Talka, Ardjo, Moekijar, Awie, Roen, Markan, Markawi, Matjakoep, Atemo, Daklan, Noersalim, Aboe, Ronggeng, dan Taloe.

Pedoman Masjarakat (28/04/1937) memberitakan, untuk memeriksa kasus tenggelamnya van der Wijk, Dewan Pelayaran (Raad van Scheepvaart) yang mengurusi perhubungan laut bersidang di Betawi pada 21 April 1937. Pada sidang itu, seorang petugas komunikasi kapal dipuji karena kesigapan dan pengorbanannya.

Kapten Akkerman, seperti diberitakan The Age (22/10/1936) terbitan Melbourne dalam artikel "Mysterious Marine Disaster: Loss of van der Wijck", disebut termasuk orang terakhir yang keluar dari kapal ketika kapal terbalik. Ia menyelamatkan seorang perempuan Belanda dan seorang anak. Ia menjaga mereka bertahan dari tumpahan minyak kapal.

Peristiwa tenggelamnya kapal itu kemudian diperingati di Lamongan lewat pendirian sebuah tugu di Pelabuhan Brondong. Di tugu itu terdapat prasasti terima kasih kepada para penyelamat, termasuk terhadap para nelayan, bertuliskan: "Tanda Peringatan Kepada Penoeloeng-Penoeloeng Waktu Tenggelamnya Kapal van der Wijck".

Prabowo Siap Bantu Pemerintah, Sandiaga Bicara Pil Pahit


PacuanKuda - Teka-teki arah politik Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno selepas Pilpres 2019 sedikit demi sedikit mulai terdedah. Prabowo melempar sinyal politik siap membantu pemerintah, sedangkan Sandiaga menegaskan komitmennya menjadi oposan.

Ungkapan kesiapan Prabowo untuk membantu pemerintah disampaikannya saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini menjadi pertemuan pertama Jokowi dan Prabowo setelah Pilpres 2019.

Pertemuan ini juga dianggap meredakan tensi politik yang sempat memanas pada Pilpres 2019. Sejumlah elite politik pun mengapresiasi pertemuan tersebut.

Dalam pernyataannya, Prabowo mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden 2019-2024. Ketum Gerindra itu juga mengungkap alasan dirinya baru menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi.

"Ada yang bertanya, kenapa Pak Prabowo belum ucapkan selamat ke Pak Jokowi. Saya katakan, saya ini gimana pun ada ewuh pakewuh, ada tata krama, saya maunya ucapkan selamat secara terbuka," kata Prabowo di Stasiun MRT, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019).

Prabowo mengaku siap membantu Jokowi yang akan memimpin kembali Indonesia selama lima tahun ke depan. Itu semua dilakukannya untuk kepentingan bangsa Indonesia.

"Saya juga ucapkan selamat tambah rambut putih. Menjadi presiden itu adalah mengabdi. Masalah yang beliau pikul besar, kami siap membantu kalau diperlukan, untuk kepentingan rakyat," kata Prabowo.

Namun Prabowo mengatakan pihaknya juga mengkritik Jokowi. Sebab, demokrasi membutuhkan kritik.

"Tapi kami juga minta maaf kalau kami mengkritisi Bapak sekali-kali, kan demokrasi butuh check and balances," ujarnya.

Terkait kemungkinan Prabowo dan Partai Gerindra bergabung ke pemerintah, Jokowi memberikan jawaban. Menurut Jokowi, setiap urusan koaliasi harus dirundingan dengan semua partai politik pendukung.

"Mengenai pembahasan koalisi, saya harus omong apa adanya. Saya harus juga merundingkan mendiskusikan dengan sahabat-sahabat saya di Koalisi Indonesia Kerja," kata Jokowi.


Beda Prabowo, beda pula Sandiaga Uno. Sandiaga hari ini bertemu dengan Ketua TKN Erick Thohir, di acara milenial.

Sandiaga dan Erick bertemu di acara 'Young Penting Indonesia: Future Leader is Coming' di Avenue of the Stars di Kemang Village, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). Acara itu dilaksanakan oleh Gerakan Milenial Indonesia (GMI) dan Kita Satu.

Dalam acara itu, Sandiaga tampak akrab dengan Erick Thohir. Mantan Wagub DKI Jakarta itu menegaskan perbedaan politik tak harus menjadikan sesama anak bangsa bermusuhan.

"Pertama, saya terima kasih ke teman-teman GMI yang menyelenggarakan mengundang saya dan sahabat saya, Mas Erick. Kita belum ketemu sama sekali, belum ada pembicaraan. Jadi ingin nyantai aja, nggak ada agenda politik karena ini anak-anak muda," ujarnya.

"Memang kita berbeda pilihan pada pilpres lalu, tapi kita punya kesamaan, yaitu yang penting Indonesia. Karena itu saja yang mungkin yang bisa menyatukan kita bahwa ke depan generasi muda mungkin bisa menyikapi perbedaan tapi tidak perlu bermusuhan," sambungnya.

Di depan para milenial, Sandiaga juga menegaskan komitmennya untuk menjadi oposisi pemerintah. Menurut dia, semua pihak harus siap untuk menerima pil pahit jika belum menerima mandat dari rakyat.

"Kita juga harus berani menelan pil pahit dan kita yakini prinsip kita begitu kita belum mendapat pilihan dari masyarakat kita setia untuk tetap mengawal pembangunan ini sebagai oposisi," kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan demokrasi memerlukan checks and balances. Dia mengaku siap untuk memberikan masukan kepada pemerintah, terlebih lagi dua orang sahabatnya merupakan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Saya sangat betul-betul terhormat kalau misalnya diberikan kesempatan untuk jadi oposisi yang terus mengontrol dan mengawasi kinerja pemerintah dan memberikan masukan. Kebetulan ini juga kawan saya Bahlil dan Erick mewarnai kepemimpinan ke depan. Karena kita berteman dengan Bahlil dan Erick saya bisa kasih input tanpa ada birokrasi sebagai seorang yang komit terhadap demokrasi," ujar dia.

Bukan Ukuran Penis, Ini yang Menentukan Kepuasan Bercinta


PacuanKuda - Ukuran penis sering dikaitkan dengan kepuasan pasangan saat bercinta. Hal ini sampai mengganggu mental kaum Adam. Padahal, banyak studi yang membuktikan bahwa ukuran tak menentukan.

Salah satu gangguan mental karena urusan ini adalah penis dysmorphic disorder, yakni penyakit mental yang tak bisa berhenti memikirkan kelemahan tubuh mereka. Soal ukuran ini menguras pikirannya sepanjang waktu.

Menurut dokter khusus kesehatan pria asal India, Dr Vijayasarathy Ramanathan, penis tak jadi ukuran kepuasan pasangan. Letak kesalahan manusia pada umumnya adalah mereka lebih mudah mengakses film porno daripada pendidikan seks dan kesehatan.

Tampilan Mr P yang besar tapi palsu dalam tontonan saru sering menjadi tolok ukur. "Besar-kecil penis tak masalah. Yang jadi masalah adalah ketika menjadikan film porno sebagai ukuran," katanya.

Ukuran penis, kata Ramanathan, tak mencerminkan kenikmatan seksual. "Organ seks utama dalam tubuh bukanlah alat kelamin, tapi otak," katanya. Menurut dia, ukuran penis dan ereksi adalah dua hal berbeda.

Obat kuat, umumnya, dirancang untuk mempertahankan ereksi, bukan untuk membesarkan Mr P. Pembesaran penis yang permanen hanya bisa dilakukan lewat prosedur operasi.

Apakah mereka yang sudah operasi pembesaran penis ereksinya lebih lama dan kuat? Ternyata tidak. "Seusai operasi, justru banyak yang merasa ereksinya kurang tegak,"katanya.

Oleh karena itu, hubungan seks, menurut Ramanathan, bukan sekadar penetrasi. Namun tangan, mulut, lidah dan otak lah yang memainkan peranan penting di tempat tidur.

TABLE RESULT HARIAN

RESULT PASARAN
TANGGAL PASARAN RESULT
21 JUL 2019 SIERRALEONE 0418
21 JUL 2019 PARMA 3297
21 JUL 2018 HONDURAS 2531
21 JUL 2019 SYDNEY 6066
21 JUL 2019 MELBOURNE 9890
21 JUL 2019 SINGAPORE 0631
21 JUL 2019 UKRAINE 6207
21 JUL 2019 INCHEON 0524
21 JUL 2019 HONGKONG 8589

PREDIKSI HARIAN

PREDIKSI SHIOKUDA
TANGGAL PASARAN ANGKA MAIN
22 JUL 2019 SIERRALEONE 9267
21 JUL 2019 PARMA 7483
21 JUL 2019 HONDURAS 0971
21 JUL 2019 SYDNEY 3165
21 JUL 2019 MELBOURNE 8029
21 JUL 2019 SINGAPORE 2079
21 JUL 2019 UKRAINE 0487
21 JUL 2019 INCHEON 6845
21 JUL 2019 HONGKONG 5614

Popular Posts